
Pantas bila Tum-sapaan Satid Srimarksook-memiliki pride of sumatera berpenampilan nyeleneh dalam jumlah banyak. Pria kelahiran 35 tahun silam itu punya 100.000 indukan sehingga peluang mutasi terbuka lebar. 'Dari 1.000 tanaman paling hanya 1 yang mengalami mutasi,' ujar Sukasdi, pemulia aglaonema di Bogor. Nah, dengan asumsi itu, Tum bisa memperoleh sekitar 100 tanaman mutasi. Angka spektakuler untuk sebuah kelainan pemicu harga tinggi.
Harga sri rejeki abnormal yang langka itu memang luar biasa. Sebut saja balanthong mutasi berdaun 4 helai milik Anti Nursery yang terjual seharga Rp2,5-juta/pot. Pride of sumatera mutasi dihargai Rp250-ribu-Rp300-ribu per pot untuk tanaman berdaun 6-7 helai. Harga pride normal paling hanya Rp125-ribu.
Kultur jaringan
Sekitar 100 km dari kebun Satid Srimarksook, Trubus pun menemukan 'gudang' balanthong mutasi. Daun yang awalnya berwarna hijau dengan tulang dan jari-jari daun merah berubah jadi merah muda. Saat beralih rupa sang ratu bertambah cantik. Di antara 1.000 indukan yang ada di sana hanya segelintir yang abnormal.
Di nurseri lain ditemukan dynamic ruby dengan motif seperti lipstik. Warna hijau hanya terlihat menghiasi daun bagian pinggir. Lazimnya, corak menyerupai lady valentine, bercak hijau muncul di tengah daun berwarna merah muda itu. Perubahan rupa aglaonema milik Pichai Manichote itu muncul lantaran diperbanyak dengan kultur jaringan.
Menurut Sukasdi, teknik perbanyakan itu memang kerap memacu munculnya kelainan. 'Jadi, tergantung sel yang diambil,' katanya. Bila yang diambil sel hijau, maka yang muncul dominan hijau. Selain itu, mutasi juga dapat disebabkan oleh perbanyakan dengan cara vegetatif, yakni setek batang atau pemisahan anakan. Sel-sel yang sebelumnya dorman, terpicu bangun dan membentuk tunas yang mengalami penyimpangan. Jadi, 'Setiap titik tumbuh diaktifkan,' ujar Greg Hambali, penyilang di Bogor. Perubahan sosok bisa berupa warna, gurat daun, atau bentuk daun.
Pisah Anakan
Sebut saja snow white mutasi koleksi Prapanpong Tangpit. Daun aglaonema asal Florida yang awalnya berwarna putih dengan bercak hijau itu berubah jadi dominan putih. Itu karena At-begitu ia disapa-sering memperbanyak kerabat alokasia itu dengan cara memisahkan anakan. Bak mendapat durian runtuh, pria yang berdomisili di Khet Thawi Watana, Bangkok, itu memperoleh satu yang berpenampilan abnormal dari 3.000 indukan. Wajar bila ia masih enggan melepas anggota famili Araceae itu.
Nun di Serpong, Tangerang, Trubus juga menjumpai nina dan hot lady berpenampilan beda koleksi Handry Chuhairy. Nina yang semula berdaun hijau dengan tulang daun merah berubah warna jadi lebih cerah. Hijau kekuningan dengan merah muda yang sangat menonjol di tulang daun.
Sebaliknya dengan hot lady. Warna daun aglaonema silangan Greg Hambali itu berubah menjadi dominan hijau tua. Bercak merah nyaris tak ada sehingga penampilannya gelap. Pantas bila sri rejeki itu menyemat nama black hot lady.
'Semakin sering aglaonema diperbanyak dengan vegetatif, peluang mutasi yang muncul semakin besar,' ujar Prempree Na Songkhla, pimpinan redaksi majalah pertanian Kehakaset di Bangkok. Terbukti banyaknya kasus dengan sosok menyimpang yang ditemukan pada donna carmen dan pride of sumatera asli Indonesia. Karena berpenampilan nyeleneh, si mutan pun langsung menyedot perhatian peminat (Rosy Nur Apriyanti/Peliput: Evy Syariefa)
Source: www.trubus-online.co.id
Pic : Adelia Mutant - Koleksi Bung Moes
Selasa, November 11, 2008
Aglaonema Abnormal yang Menarik
Diposting oleh ' di Selasa, November 11, 2008 |
Label: aglaonema, Mutasi, Sri Rejeki, sumatera, tanaman hias
Jumat, Oktober 24, 2008
Time to Buy - Saat yang tepat Untuk Membeli Tanaman Hias
Belakangan ini, setelah melalui fase cooling down, tampaknya harga juga sudah terdesak jauh, melampaui harga normalnya. sekaranglah saat yang tepat bagi pecinta tanaman menambah koleksinya. Kenapa ? :
1. Umumnya harga yang akan diperoleh bisa jauh dibawah harga pasar. karena banyak nursery yang kejar setoran.
2. Kita akan mendapatkan tanaman dengan form yang lebih baik - lebih besar, lebih banyak daun, lebih sehat, sudah beradaptasi (karena pada saat trend, yang dijual adalah tanaman impor yang baru datang)
3. Kita bisa memilih-milih tanaman dengan seksama. Sehingga merupakan keuntungan bagi Pembeli tanaman Hias.
Bagi anda yang ingin membeli tanaman hias, berikut hal-hal yang harus diperhatikan pada saat membeli tanaman :
* Pilihlah tanaman yang sehat, jangan tertipu oleh kemasan atau pot yang tampak bagus,tetapi tanaman tidak sehat. Pilih tanaman yang sudah tampak beradaptasi dimana daun dan tunasnya dalam keadaan segar. sering sekali tanaman dipaksa dijual meskipun masih dalam keadaan stress, yang ditandai dengan daun yang tampak layu.
* Perhatikan secara seksama tanda-tanda penyakit, seperti busuk batang, layu tunas, jamur, bakteri.anda tentu tidak ingin tanaman yang baru dibeli menularkan penyakit di rumah anda.
* Untuk tanaman bunga, pilihan tanaman yang masih memiliki kuncup bunga (tidak mekar seluruhnya) sehingga bunganya dapat anda nikmati di rumah dalam bberapa waktu kedepan.
* Pilih tanaman yang sudah lama ditanam. dapat dilihat dengan cara menarik atau menggoyangkan tanaman pelan-pelan. tanaman yang baru ditanam, perakarannya belumlah maksimal, sehingga akan mudah goyah. tanaman yang baru ditanam juga memiliki resiko stress dan kemungkinan mati lebih besar, akibat perubahan lingkungan.
* Adaptasikan tanaman yang baru dibeli di tempat yang terpisah (jangan langsung dicampur) usahakan tempatnya teduh dan lembab selama 2 hari. hal ini juga bertujuan untuk mengkarantinanya terlebih dahulu sehingga jika terdapat penyakit, dapat segera diketahui, dan tidak menular. Beri tanaman dengan hormone perangsang tumbuh dan vitamin supaya tanaman dapat dengan cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya
* Ganti media tanaman, terutama yang ditanam dengan sekam dengan media tanam baru yang kaya akan unsur unsur hara. Selain menjadi tidak praktis dan ekonomis untuk keperluan di rumah, tanaman juga memerlukan jatah unsur tanah dan hal itu dapat diberikan dengan larutan pupuk.
Satu hal lagi selama berburu koleksi, jangan lupa untuk memantau tanaman yang tampak menyimpang dari kumpulannya, baik mengalami mutasi daun, varigata, kristata, ataupun mungkin saja anda akan menemukan varietas baru yang diakibatkan oleh persilangan sendiri. Selamat Berburu tanaman.
source : www.duniaflora.com
Diposting oleh ' di Jumat, Oktober 24, 2008 |
Label: aglaonema, Cara membeli, Koleksi, Mutasi, tanaman hias